MUNTILAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Alma Ata memberikan edukasi pencegahan hipertensi kepada siswa kelas XII SMA Negeri 1 Muntilan, Kamis, 18 September 2026. Kegiatan bertajuk “Gaya Hidup Sehat Bebas Penyakit Tidak Menular (PTM)” tersebut mengangkat tema khusus “Waspada Hipertensi Sejak Masa Remaja”. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai faktor risiko hipertensi sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat sejak usia muda.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa Universitas Alma Ata di bidang kesehatan dan pendidikan. Mahasiswa menilai pemahaman mengenai penyakit tidak menular perlu diberikan sejak remaja karena sejumlah kebiasaan sehari-hari dapat berpengaruh terhadap kesehatan dalam jangka panjang.
Pola makan tinggi lemak dan garam, kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan begadang, konsumsi minuman kemasan secara berlebihan, serta tingginya stres akademik menjadi sejumlah faktor yang dibahas dalam kegiatan tersebut.
Selama ini, penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan penyakit jantung lebih banyak dikaitkan dengan kelompok dewasa maupun lanjut usia. Namun, edukasi kepada remaja dinilai penting agar mereka mampu mengenali faktor risiko lebih awal dan membangun kebiasaan sehat sebelum mengalami gangguan kesehatan.
“Mencegah 1000x lebih baik daripada mengobati. Kesadaran akan pentingnya kesehatan yang ditanamkan sejak remaja merupakan investasi jangka panjang untuk kehidupan yang baik dan produktif,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Edukasi Risiko Hipertensi hingga Dampak Jangka Panjang
Kegiatan dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari pihak SMA Negeri 1 Muntilan serta perwakilan mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata. Mahasiswa kemudian memperkenalkan anggota tim KKN-T kepada para siswa untuk membangun suasana kegiatan yang lebih akrab dan interaktif.
Sebelum menerima materi, siswa mengikuti pre-test secara daring untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai hipertensi.
Pada sesi utama, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian dan klasifikasi hipertensi, penyebab, faktor risiko, gejala yang perlu diwaspadai, dampak jangka panjang, hingga langkah-langkah pencegahannya.
Materi tersebut dikaitkan dengan kebiasaan sehari-hari para remaja sehingga peserta dapat memahami hubungan antara gaya hidup saat ini dan kondisi kesehatan pada masa mendatang.
Mahasiswa juga menjelaskan keterkaitan hipertensi dengan penyakit tidak menular lainnya, termasuk penyakit jantung koroner, stroke, dan gangguan ginjal. Penjelasan itu diberikan agar siswa memahami bahwa upaya pencegahan tidak hanya berkaitan dengan hipertensi, tetapi juga kesehatan tubuh secara menyeluruh dalam jangka panjang.
Pre-Test dan Post-Test Ukur Pemahaman Siswa
Selain penyampaian materi, sosialisasi berlangsung dalam format interaktif melalui sesi tanya jawab dua arah. Para siswa diberikan kesempatan mengajukan pertanyaan, menyampaikan pemahaman, maupun memberikan tanggapan terhadap materi yang disampaikan.
Interaksi tersebut menjadi sarana umpan balik antara mahasiswa sebagai pemateri dan siswa sebagai peserta sekaligus menciptakan kegiatan edukasi yang lebih komunikatif.
Setelah sesi diskusi, siswa kembali mengikuti post-test secara daring. Hasil post-test digunakan sebagai salah satu indikator untuk melihat tingkat pemahaman peserta setelah menerima materi mengenai hipertensi dan pencegahan penyakit tidak menular.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian ucapan terima kasih kepada pihak sekolah dan seluruh siswa yang telah mengikuti sosialisasi. Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata juga menggelar sesi dokumentasi bersama dan memberikan cendera mata kepada siswa serta pihak sekolah sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap kegiatan.
Mahasiswa Lintas Program Studi Terlibat
Kegiatan KKN-T Universitas Alma Ata tersebut melibatkan mahasiswa dari sejumlah program studi. Tim berada di bawah koordinasi Akbar Maulana Rosyid dari Program Studi S1 Manajemen dengan Ely Khotimah dari Program Studi S1 Manajemen sebagai wakil koordinator.
Posisi sekretaris diisi Herni Wulan Purnama dari Program Studi S1 Bidan, Anggrek Ningsih dari Program Studi S1 Gizi, serta Adelita Wulan Septiana dari Program Studi S1 Ekonomi Syari’ah. Sementara itu, Fidela Sava Zerlina dari Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam bertugas sebagai bendahara.
Pada divisi humas dan perlengkapan terdapat Anum Devi Rahmawati dari Program Studi S1 PGSD serta Sefia Nor Afifah dari Program Studi S1 Gizi.
Adapun divisi Publikasi, Dokumentasi, dan Dekorasi/Desain (PDD) terdiri atas Nilovika Trisuci Trismianti dari Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit, Marchel Surya Satria dari Program Studi S1 Manajemen, serta Indra Febriansyah dari Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam.
Sementara divisi acara dijalankan Anwar Ere Jawa dari Program Studi S1 Manajemen.
Seluruh mahasiswa menjalankan kegiatan KKN-T di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan Dr. Lathifatul Izzah, S.Pd., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Alma Ata.
Dorong Siswa Menjadi Agen Gaya Hidup Sehat
Melalui edukasi mengenai gaya hidup sehat bebas penyakit tidak menular, mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata sekaligus mengimplementasikan salah satu pilar perguruan tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Program tersebut dirancang untuk membekali siswa SMA Negeri 1 Muntilan dengan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Pengetahuan mengenai pencegahan hipertensi sejak remaja juga diharapkan dapat mendorong siswa menjadi agen perubahan yang ikut mempromosikan gaya hidup sehat, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Dengan mengenali faktor risiko sejak usia muda, siswa diharapkan dapat mulai membangun pola makan, aktivitas, dan kebiasaan sehari-hari yang lebih mendukung kesehatan sehingga risiko penyakit tidak menular pada masa mendatang dapat ditekan.






