Cakrawalaindonesia.id – Peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, saat empat pegawai toko diduga mengalami keracunan asap genset ketika listrik padam. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kejadian ini langsung mengundang perhatian warga sekitar karena para korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kamar tempat mereka beristirahat.
Dua Korban Meninggal Dunia
Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R. Hutagaol, membenarkan adanya insiden tersebut. Dari empat korban, dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Korban meninggal diketahui bernama Adila dan Rahma. Sementara dua korban lainnya, yakni Dwi dan Riana, saat ini masih mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit.
Seluruh korban diketahui merupakan warga Kota Tebing Tinggi yang bekerja di toko tersebut dan tinggal di lokasi yang sama.
Korban Ditemukan Tergeletak di Dalam Kamar
Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah pemilik toko merasa curiga karena para pegawainya tidak bisa dihubungi sejak pagi hari. Padahal sebelumnya para korban masih sempat berkomunikasi dengan teman-temannya pada malam sebelum kejadian.
Karena tidak mendapat jawaban, pemilik toko kemudian meminta seorang pengawas toko bernama Edo untuk memeriksa kondisi para karyawan.
Saat tiba di lokasi, Edo bersama warga sekitar terpaksa mendobrak pintu kamar karena tidak ada respons dari dalam. Setelah pintu berhasil dibuka, keempat korban ditemukan sudah tergeletak tidak sadarkan diri.
Warga yang panik langsung membawa para korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin.
Diduga Akibat Asap Genset Saat Pemadaman Listrik
Berdasarkan dugaan awal, para korban kemungkinan mengalami keracunan asap genset yang digunakan saat listrik padam. Asap dari mesin genset diduga memenuhi ruangan dan menyebabkan para korban kehilangan kesadaran.
Kasus seperti ini memang cukup berbahaya, terutama jika genset digunakan di area tertutup dengan sirkulasi udara yang minim. Asap genset mengandung karbon monoksida yang tidak berbau tetapi sangat beracun jika terhirup dalam jumlah banyak.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Polisi Lakukan Olah TKP
Personel Polsek Air Putih langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan informasi dan memastikan kronologi kejadian.
Saat petugas tiba, seluruh korban diketahui sudah lebih dulu dibawa ke rumah sakit oleh warga sekitar.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan genset, terutama ketika terjadi pemadaman listrik dalam waktu lama.
Bahaya Asap Genset Jangan Dianggap Sepele
Insiden ini menjadi pengingat bahwa penggunaan genset harus memperhatikan faktor keamanan. Menempatkan genset di ruangan tertutup atau area minim ventilasi bisa sangat berisiko bagi kesehatan bahkan mengancam nyawa.
Masyarakat disarankan menempatkan genset di area terbuka dengan sirkulasi udara yang baik agar asap tidak terjebak di dalam ruangan.
Peristiwa memilukan di Batu Bara ini pun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar yang mengenal para pegawai toko tersebut.






