Bunda Arsita Hadirkan Tiga Cerita Nusantara dalam ASEAN Fashion Festival 2026

Bunda Arsita
Bunda Arsita Memperkenalkan Fashion dalam Ajang Asean Fashion Festival 2026 di Lippo Mall Jakarta Pada Hari Pertama 18 September 2026

JAKARTA — ASEAN Fashion Festival (AFF) 2026 menjadi panggung bagi Bunda Arsita untuk memperkenalkan karya fashion yang memadukan unsur budaya, cerita Nusantara, serta pertunjukan. Selama tiga hari penyelenggaraan pada 18–20 September 2026, Bunda Arsita menampilkan 30 busana yang dibawakan oleh 30 model dalam rangkaian Primetime ASEAN Fashion Festival.

Koleksi tersebut dikemas dengan konsep perpaduan runway dan pertunjukan. Setiap harinya menghadirkan cerita berbeda, mulai dari Tribuana Tunggadewi pada Day 1, kisah Putri Dyah Pitaloka pada Day 2, hingga cerita rakyat Timun Mas pada Day 3.

“Konsep tema perpaduan pertunjukan dan runway dengan cerita berbeda selama 3 hari. Day 1 Tribuana Tunggadewi, cerita tentang Permaisuri Jawa dan Maharani Majapahit ketiga, Tradisi menyebutnya sebagai wanita yang sangat berani, bijaksana, dan cerdas. Day 2 Story of Pitaloka, cerita tentang Putri Dyah Pitaloka dalam sejarah Nusantara mencampurkan kisah cinta dan tragedi besar perang Bubat. Day 3 Cerita Timun Mas, cerita rakyat dari Jawa Tengah yang mengisahkan perjuangan seorang gadis cerdas melawan raksasa jahat,” ujar Bunda Arsita.

Terinspirasi Wayang dan Cerita Rakyat

Dalam merancang koleksi tersebut, Bunda Arsita mengambil inspirasi awal dari wayang dan cerita rakyat. Unsur tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam busana, salah satunya melalui teknik lukisan tangan yang menjadi karakter khas dalam koleksi kali ini.

“Msh menonjolkan lukisan tangan kali ini terutama lukisan wayang,” ujar Bunda Arsita.

Penggunaan teknik lukisan tangan membuat proses persiapan koleksi membutuhkan waktu lebih panjang. Menurut Bunda Arsita, keseluruhan persiapan dilakukan sekitar tiga bulan sebelum karya ditampilkan di panggung AFF 2026.

Sebanyak 30 model turut terlibat dalam membawakan 30 busana karya Bunda Arsita selama tiga hari. Konsep pertunjukan yang digunakan membuat setiap koleksi tidak hanya tampil sebagai busana, tetapi juga menjadi bagian dari cerita yang dibawakan di atas panggung.

Memperluas Jangkauan di Tingkat ASEAN

Keikutsertaan Bunda Arsita dalam AFF 2026 menjadi salah satu kesempatan untuk memperkenalkan karyanya dalam cakupan yang lebih luas. Ia sebelumnya telah mengikuti sejumlah ajang fashion internasional, di antaranya New York Indonesia Fashion Week, Pasar Indonesia di Den Haag, Belanda, serta tampil di Yala, Thailand selama tiga tahun berturut-turut. Ia juga pernah mengikuti sejumlah show di Kuala Lumpur dan Malaka.

“Salah satu alasan Karena tingkat Asean shg jangkauan lebih luas ada beberapa negara di Asean yang turut serta, secara bunda sdh pernah mengikuti acara international jg salah satunya New York Indonesia Fashion Week dan show di Pasar Indonesia Denhaag Belanda, 3 tahun berturut turut show di Yala Thailand, pernah juga bbrp kali di Kuala Lumpur dan Malaka,” kata Bunda Arsita.

Kesempatan untuk menampilkan karya di panggung AFF 2026 juga memberikan pengalaman emosional tersendiri bagi Bunda Arsita. Ia mengungkapkan rasa bangga atas respons terhadap karya yang ditampilkan.

“Bangga dan terharu ketika karya kita memukau di panggung AFF,” ujar Bunda Arsita.

Membawa Budaya kepada Generasi Muda

Bunda Arsita juga memberikan perhatian terhadap perkembangan fashion anak dan remaja. Ia berharap unsur budaya Indonesia dapat semakin diperkenalkan melalui fashion sehingga generasi muda memiliki ruang untuk mengenal sekaligus melestarikan budaya.

“Harapannya Alhamdulillah respon penonton luarbiasa sesuai harapan. Harapan utk perkembangan fashion anak dan remaja lbh mengenalkan unsur budaya kita shg tjd pelestarian budaya,” lanjut Bunda Arsita.

Bunda Arsita sebelumnya juga telah mengikuti AFF pada 2025. Menurutnya, terdapat perbedaan konsep penyelenggaraan antara tahun lalu dan tahun ini, terutama dari sisi lokasi serta akses penonton.

“Tahun lalu konsepnya di ruang tertutup di pub bukan di mall jd dari segi waktu lbh ontime, lbh teratur dan tdk pemborosan waktu, kendalanya kalo di pub tdk semua org bisa melihat hanya yang mempunyai tiket atau yang membayar tiket yg bisa masuk otomatis yang lihat ya hanya keluarga dan kerabat yang mengantarkan saja,” jelas Bunda Arsita.

Siapkan Agenda Berikutnya

Usai menyelesaikan rangkaian penampilan di ASEAN Fashion Festival 2026, Bunda Arsita telah mempersiapkan agenda berikutnya di dua kota. Dalam waktu dekat, ia akan mengikuti Yogya Fashion Rendezvous di Yogyakarta dan Bandung Fashion Parade di Bandung.

“Saat ini sedang mempersiapkan acara di Yogyakarta dan Bandung dlm waktu dekat bukan Oktober akan ada show di masing2 kota tsb. Yogya Fashion Rendezvous, Bandung Fashion Parade,” tutup Bunda Arsita.

Melalui rangkaian tiga cerita Nusantara tersebut, Bunda Arsita menghadirkan pendekatan fashion yang tidak hanya berfokus pada busana, tetapi juga mengangkat cerita, budaya, dan kreativitas Indonesia dalam sebuah pertunjukan di panggung ASEAN Fashion Festival 2026.