RIAU  

SMPN 50 Pekanbaru Ramaikan Hari Puisi Indonesia ke-26, Alya Sapri Nayla Tampil Percaya Diri di Hadapan Sastrawan

Hari Puisi Indonesia ke 26
SMPN 50 Pekanbaru Ramaikan Hari Puisi Indonesia ke-26, Alya Sapri Nayla Tampil Percaya Diri di Hadapan Sastrawan.

PEKANBARU(Cakrawalaindonesia.id) – SMP Negeri 50 Pekanbaru turut memeriahkan peringatan Hari Puisi Indonesia ke-26 Tahun 2026 melalui kegiatan bertajuk “Puisi yang Menjaga” yang digelar di Anjungan Kampar, Bandar Serai (Purna MTQ) Kota Pekanbaru, Jumat, (17/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.30 WIB tersebut mengangkat tema bahwa puisi merupakan sarana untuk menjaga nilai-nilai kehidupan. Semangat itu dituangkan dalam kutipan, “Puisi adalah cara hati menjaga makna kehidupan,” yang menjadi benang merah seluruh rangkaian acara.

Berbagai agenda disajikan dalam kegiatan ini, antara lain bincang puisi, kreasi seni teks, serta panggung pembacaan puisi yang diikuti oleh para penyair dan pelajar dari berbagai sekolah.

Salah satu penampilan yang mendapat perhatian pengunjung adalah pembacaan puisi oleh Alya Sapri Nayla, siswi SMP Negeri 50 Pekanbaru. Dengan penuh percaya diri, Alya membawakan karya puisinya di hadapan para sastrawan, pegiat literasi, dan masyarakat yang hadir.

Kepala SMP Negeri 50 Pekanbaru, Pamula Trisna Suri, S.Pd., M.Pd.Jas., menyampaikan bahwa partisipasi siswa dalam kegiatan sastra merupakan bentuk dukungan sekolah terhadap pengembangan potensi peserta didik, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam bidang seni dan literasi.

“Sekolah selalu memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minatnya. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap siswa memiliki keberanian untuk berkarya, berprestasi, serta mampu mengapresiasi sastra sebagai bagian dari pembentukan karakter,” ujarnya.

Sementara itu, Alya Sapri Nayla mengaku sangat bersyukur dapat memperoleh kesempatan tampil dalam peringatan Hari Puisi Indonesia tahun ini.

“Saya sangat bangga dan senang diberikan kesempatan untuk tampil di acara ini. Ini adalah pertama kalinya saya tampil di depan para sastrawan. Semoga ke depan saya diberi kesempatan lagi untuk tampil dengan lebih baik dan terus belajar mengembangkan kemampuan saya dalam dunia sastra,” ungkap Alya.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 68 peserta yang berasal dari komunitas seni, komunitas literasi, perwakilan sekolah, serta masyarakat umum. Pelaksanaan acara juga mendapat dukungan dari berbagai komunitas sastra, lembaga seni, dan mitra pendukung.

Melalui peringatan Hari Puisi Indonesia ke-26 ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang mencintai sastra serta berani mengekspresikan gagasan dan perasaannya melalui karya-karya puisi.