Kementerian Ekraf dan Pena Bangsa Bahas Pengembangan Talenta Muda di Daerah

Kementerian Ekraf
Kementerian Ekraf dan Pena Bangsa Bahas Pengembangan Talenta Muda di Daerah.

JAKARTA(Cakrawalaindonesia.id) – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, (Ekraf) Teuku Riefky Harsya, membahas peluang kolaborasi dengan Yayasan Kreativitas Pena Bangsa (YKPB) dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui pengembangan talenta muda di berbagai daerah. Inisiatif YKPB dinilai sejalan dengan visi Kementerian Ekraf.

“Kementerian menyambut baik dan siap berkolaborasi dalam Scale Up Project dengan program-program di lintas direktorat. Kementerian Ekraf memiliki sejumlah program unggulan mulai dari aktivasi desa kreatif hingga aktivasi creative hub dan dapat berkolaborasi dengan Yayasan Pena Bangsa,” ujar Menteri Ekraf di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

YKPB merupakan organisasi sosial yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda melalui beragam program peningkatan kapasitas, pengembangan keterampilan, serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Hal ini senada dengan napas Kementerian Ekraf yang menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.

Menteri Ekraf turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi YKPB yang berisikan Jurnalis ikut serta dalam membangun sumber daya manusia kreatif. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperluas akses pengembangan talenta sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.

Pembina YKPB, Sandi Firdaus, mengatakan organisasinya mengusung tagline Profession to Passion sebagai upaya menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan kompetensi. Melalui berbagai program yang dijalankan, yayasan berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang produktif dan mampu menghasilkan karya yang bernilai bagi masyarakat.

“Jadi memang kita mencoba hal-hal yang sederhana tapi cukup berdampak. Kita lebih berkolaborasi bagaimana kepedulian dan dari profesi kita untuk bisa bermanfaat dan berdampak melalui program-program bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah. Kami ingin menciptakan generasi muda yang inspiratif dan berdaya saing tinggi, khususnya yang mampu berkreasi untuk menghasilkan suatu produk,” jelas Sandi.

Sementara, Anggota YKPB, Abdul Rosyid mengatakan YKPB telah menyusun roadmap untuk pelatihan konten digital, Podcast, fotografi dan videografer, sulih suara serta pelatihan drone. Adapun, lanjut Rosyid, sasaran program meliputi Pelajar SMA/SMK dan mahasiswa, pemuda desa, komunitas kepemudaan serta guru.

“Sasaran kita anak muda gen Z dan milenial di mana kolaborasi dengan Karang Taruna. Kita maksimalkan pada praktik dan pendampingan, teori tidak terlalu banyak tapi praktek yang kita berikan kepada peserta nantinya,” kata Rosyid.

Menurut Rosyid, goals dari pelatihan ini untuk menciptakan generasi muda turut berkontribusi dalam pengembangan ekonomi di daerahnya melalui ekonomi digital.

“Sekarang ada yang sudah jadi desa binaan, mereka bisa bantu promosiin destinasi wisata di desanya melalui digital, lalu pelaku UMKM dan Industri kreatif juga bisa dibantu untuk dipromosiin produknya,” ujarnya.

Program desa kreatif ini disambut baik oleh Deputi Bidang Kreativitas Media, Cecep Rukendi. Kata Cecep, program desa kreatif ini sejalan dengan roadmap yang dirancang Kementerian Ekonomi Kreatif sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif punya program aktivasi desa kreatif, aktivasi creative hub dan creative by Indonesia. Jadi fokusnya penguatan ekonomi berbasis kreatif, dan YKPB ini bagus sekali programnya, banyak yang sesuai dengan program flagship Kemenekraf,” ujarnya.

Dalam suasana yang penuh keakraban tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya juga sempat membubuhkan tanda tangannya di Jersey Sepak bola YKPB. Menteri Ekraf didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media, Cecep Rukendi; Direktur Fotografi dan Penerbitan, Iman Santosa.