Cakrawalaindonesia.id(Tuban) – Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Wilayah Bali menghadiri Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan dan penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ekosistem pesisir. Kehadiran IKA UNAIR Bali diwakili oleh Ketua drh. Nyoman Dhukajaya, M.Si. bersama Sekretaris I Dr. (HC) Eric Stenly, M.Sc.
Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 yang mempertemukan berbagai unsur pemerintah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, komunitas lingkungan, hingga dunia usaha. Berbagai kegiatan diselenggarakan dalam festival tersebut, di antaranya penanaman mangrove, pelepasliaran burung air, edukasi konservasi, pengobatan gratis, pameran pengelolaan ekosistem mangrove, serta pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir.
Kehadiran IKA UNAIR Bali menjadi bentuk nyata komitmen alumni Universitas Airlangga untuk terus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bidang pelestarian lingkungan. Alumni dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kolaborasi antara dunia pendidikan, masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta agar berbagai program konservasi dapat berjalan secara berkesinambungan.
Ketua IKA UNAIR Wilayah Bali, drh. Nyoman Dhukajaya, M.Si., mengatakan bahwa pelestarian mangrove tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Ekosistem mangrove memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat pesisir, mulai dari mencegah abrasi hingga menjadi habitat berbagai biota. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci agar upaya konservasi dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris I IKA UNAIR Wilayah Bali, Dr. (HC) Eric Stenly, M.Sc., menyampaikan bahwa alumni memiliki tanggung jawab moral untuk terus berkontribusi terhadap berbagai isu sosial dan lingkungan.
“Melalui kegiatan seperti Festival Mangrove Jawa Timur ke-10, alumni dapat memperkuat jejaring kolaborasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat pengabdian kepada masyarakat merupakan nilai yang terus dijaga oleh alumni Universitas Airlangga,” katanya.
IKA UNAIR Bali berharap kegiatan seperti ini dapat semakin mempererat sinergi antara perguruan tinggi, alumni, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi masa depan Indonesia.
Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 menjadi salah satu agenda konservasi lingkungan di Jawa Timur yang mempertemukan pemerintah, akademisi, komunitas, organisasi masyarakat, dan sektor swasta dalam mendorong perlindungan ekosistem pesisir. Selain kegiatan seremonial, peserta juga mengikuti penanaman mangrove dan pelepasliaran burung air sebagai bagian dari aksi konservasi.






