BANTEN  

STES Bhakti Nugraha Tangerang Luluskan 2 Sarjana Ekonomi Lewat Sidang Munaqasah

STES Bhakti Nugraha Tangerang
STES Bhakti Nugraha Tangerang Luluskan 2 Sarjana Ekonomi Lewat Sidang Munaqasah.

TANGERANG(Cakrawalaindonesia.id) – Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Bhakti Nugraha Kota Tangerang kembali meluluskan dua sarjana ekonomi melalui sidang munaqasah. Sidang dilaksanakan pada Sabtu, (18/7/2026) pukul 12.45 WIB di Ruang Sidang STES Bhakti Nugraha.

Dua peserta ujian adalah Trina Rizky Utami, NIM 2022101094, dan Arsya, NIM 2021101072.

Trina meneliti dengan judul: “Pengaruh Kedisiplinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Federal International Finance Cabang Ciledug”.

Arsya mengangkat tema: “Pengaruh Prinsip Amanah dan Profesionalisme Kerja Terhadap Produktivitas Kerja di Lingkungan Perusahaan PT Airindo Sentra Medika”.

Sidang dipimpin Ketua STES Bhakti Nugraha, Dr. Ade Marpudin, M.M., selaku Ketua Sidang. Hadir Penguji 1 Syarief Achmad, S.E., M.M., Penguji 2 Herman Susilo, S.H., M.M., dosen pembimbing Tri Susilowati, S.E., M.M., serta teman-teman seangkatan peserta sidang. Acara dibuka dengan pembacaan Surat Al-Fatihah.

Kedua peserta memaparkan hasil penelitian secara lugas mulai dari rumusan masalah, kajian teori, hingga temuan. Dosen pembimbing Tri Susilowati mengucapkan selamat dan berpesan agar saran dari penguji segera ditindaklanjuti.

Sesi tanya jawab berlangsung kritis. Penguji 1, Syarief Achmad, mempertanyakan 3 hal utama. Pertama, alasan pemilihan judul. Kedua, dasar penetapan nilai 4,25 sebagai kategori “sangat baik” karena tidak tercantum dalam tabel. Ketiga, inkonsistensi metodologi. Dalam kesimpulan 1 dan 2 disebutkan menggunakan uji t tabel dengan regresi linier sederhana, namun angka yang disajikan adalah hasil uji f dari regresi linier berganda.

Penguji 2, Herman Susilo, menyoroti aspek metodologi penelitian. Ia menanyakan tentang populasi dan teknik sampling yang digunakan, serta penerapan rumus Slovin dalam menentukan jumlah sampel atau responden penelitian.

Dengan penguasaan materi yang cukup matang, Trina dan Arsya mampu menjawab seluruh pertanyaan dewan penguji.

Ketua STES Bhakti Nugraha, Dr. Ade Marpudin, M.M., mengapresiasi capaian kedua mahasiswa. Ia menyebut ini sebagai capaian positif di tahun 2026 dan meminta perbaikan sesuai masukan penguji agar skripsi layak dipublikasikan dan bermanfaat bagi penelitian lain.

“Jadikan capaian ini motivasi untuk meningkatkan kualitas akademik dan integritas. Ilmu serta pengalaman selama penyusunan skripsi hendaknya menjadi bekal untuk studi lanjut, dunia kerja, dan pengabdian kepada masyarakat,” pesan Dr. Ade.