PANGKALANKERINCI(Cakrawalaindonesia.id) – Jarak ribuan kilometer antara Bumi Lancang Kuning dan Tanah Suci tidak memudarkan kepedulian para mahasiswa asal Riau yang menempuh studi di Arab Saudi. Melalui wadah Ikatan Keluarga Mahasiswa Riau Saudi (IKMR Saudi), mereka memanfaatkan waktu liburan untuk pulang kampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program bertajuk “Sinergi Ilmu dan Kepedulian: Meniti Ilmu Syar’i, Membangun Generasi Rabbani” ini sukses digelar di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, pada 13–18 Juli 2026. Kegiatan memadukan dimensi spiritual dan sosial menjadi dua agenda utama.
Menurut Pengurus DKM Masjid Al-Bayan Pangkalan Kerinci, Tedy Afrizal Abu Faras, dan Pengurus DKM Jannatul Firdaus, Ardi, kegiatan pertama adalah Daurah Ilmiah dan Kajian Islam. Kajian dilaksanakan secara maraton dari tanggal 13 hingga 18 Juli 2026 di sejumlah masjid di Pangkalan Kerinci, di antaranya Masjid Al-Bayan, Masjid Nurul Yaqin, Masjid Jannatul Firdaus, dan Masjid Nuroh Al-Badr Rahimahallah.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat yang bersumber dari para penuntut ilmu yang belajar langsung di pusat peradaban Islam,” jelas Tedy didampingi Ardi, Sabtu, (18/7/2026).
Agenda kedua adalah Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis. Puncaknya dilaksanakan pada 18 Juli 2026 di Istana Yatim dan Masjid Jannatul Firdaus.
“Layanan yang diberikan sangat lengkap dan menyasar berbagai lapisan usia. Mulai dari pemeriksaan umum, konsultasi kesehatan jiwa, donor darah, pembagian kacamata baca gratis, skrining mata anak, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, hingga pemeriksaan gizi balita. Seluruh fasilitas ini diberikan secara gratis dan terbuka untuk masyarakat umum,” ujar Tedy.
Perwakilan IKMR Saudi, Ustadz Rohid Al-Gifari Ardi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan pengabdian mahasiswa kepada kampung halaman.
Mereka berharap ilmu syar’i yang diperoleh selama menuntut ilmu dapat bersinergi dengan aksi kepedulian sosial yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari lembaga pendidikan seperti Al-Bayan dan HJQ, rumah sakit, klinik, serta tokoh masyarakat di Kabupaten Pelalawan. Antusiasme warga sangat tinggi, baik untuk penyegaran rohani melalui kajian Islam maupun untuk mengakses layanan kesehatan gratis berkualitas.
Melalui langkah nyata ini, IKMR Saudi membuktikan bahwa generasi muda Rabbani tidak hanya unggul secara intelektual dan spiritual, tetapi juga peka dan tanggap terhadap kesejahteraan sosial masyarakat.
Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini: Ustadz Aliffiandri, B.A., Ustadz Mubarok bin Ali Akbar, B.A., Ustadz Rohid Al-Gifari Ardi, Ustadz Zanuri Anwar Said, Ustadz Huzaifah Ali Akbar, B.A., Ustadz Mushlih Dzakwan, B.A., Ustadz Ichlasul Amal, B.A., Ustadz Wahyudi, B.A., Ustadz Zahid, Ustadz Dzikri Maulana, Ustadz Afif, B.A., dan Ustadz Lutfi Zulhendra.






