RIAU  

Perkuat Silaturahmi dan Nilai Adat, LAMR Rohul Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

LAMR Rohul Berbuka Puasa Bersama
Perkuat Silaturahmi dan Nilai Adat, LAMR Rohul Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim. (Dok: MSF)

PASIRPENGARAIAN(Cakrawalaindonesia.id) — Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan pemerintah daerah, masyarakat adat, tokoh masyarakat, tokoh ulama, serta hulubalang, Selasa (17/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung LAMR Rohul, Pasir Pengaraian, dengan penuh khidmat.

Mengusung tema “Adat Junjungan Nogori, Adat Kuat Nogori Tujago”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara lembaga adat dengan seluruh elemen masyarakat. Selain buka puasa bersama, LAMR Rohul juga memberikan santunan kepada anak yatim yang berasal dari beberapa masjid di wilayah Kota Pasir Pengaraian.

Sebelum waktu berbuka tiba, acara diawali dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz DR (HC) Yuli Hesman, S.Ag., M.Pd. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan keimanan dan memperkuat kepedulian sosial, khususnya di bulan suci Ramadhan. Ia juga memimpin do’a bersama menjelang berbuka.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Rohul Drs. Yusmar, M.Si, Kadiskominfo Rohul Suharman NST, S.Pi., M.M, serta Kepala Badan Kesbangpol Rohul Gorneng, S.Sos., M.Si. Kehadiran para undangan menambah semarak sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga adat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Rohul, H. Zulyadaini yang bergelar Datuk Saudagar Rajo, dalam wawancara menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis antar berbagai elemen masyarakat.

Ia menegaskan bahwa LAMR Rohul terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan lembaga adat ke depan. Menurutnya, dukungan dari masyarakat dan anak kemenakan sangat penting dalam menjaga eksistensi dan peran adat di tengah perkembangan zaman.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap lembaga adat. Jika ada kekurangan, kami siap menerima kritik yang membangun,” ujar H. Zulyadaini Datuk Saudagar Rajo.

Dari pantauan di lapangan, kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim tersebut berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam tema kegiatan menjadi pesan kuat bahwa persatuan adalah kunci menjaga kekuatan adat dan keutuhan masyarakat.