RIAU  

Semangat Ramadhan, 21 Mahasiswa STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

Seminar Proposal
21 mahasiswa STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi ikuti seminar proposal Rabu (11/3/2026). (Dok: KPI STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi).

BAGANSIAPIAPI(Cakrawalaindonesia.id) — Meskipun sedang menjalankan ibadah puasa, semangat akademik mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar-Ridho Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tetap membara. Sebanyak 21 mahasiswa resmi mengikuti ujian sidang seminar proposal yang digelar di Gedung Rektorat pada Rabu, (11/3/2026) pagi kemarin, yang bertepatan dengan 21 Ramadhan 1447 Hijriah.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari tiga program studi unggulan dengan rincian sebagai berikut: Manajemen Pendidikan Islam (MPI) – 14 Mahasiswa:

Nurul Fawzi, Suriati, Desi Andriani, Khairul Ihsan, Elsa Rosela, Wirna Arnita, Aidil Nasrio, Suci Wahyuni, Amat Anuar, Jesika Lestari, Sri Andayani, Mila Kusuma Wulandari, Novia Herawati, dan Santia Zulfina.

Sementara Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) – 3 Mahasiswa: Muhammad Khudri Ranua, Muhammad Fazwan, dan Ikhwansyah.

Disusul Ekonomi Syariah (Eksyar) – 4 Mahasiswa: Rindi Patika Sari, Kerli Yovita, Sukma Riwanda, dan Cici Viola.

Proses pengujian berlangsung khidmat dan ketat, dihadiri oleh jajaran dosen penguji yang kompeten di bidangnya, antara lain: Dr. Budi Setiawan, M.Pd, Dr. Hotna Sari, S.Pd.I., MA, Siti Fatimah Siregar, M.Pd, Agus Salim, SHI., M.Pd.I, H. Rusli Ibrahim, SH., M.Pd.I, Riska Syafitri, M.Pd, Junaidi, M.I.Kom.

Pada pembukaan seminar proposal, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Siti Fatimah Siregar, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan krusial bagi mahasiswa untuk mempertanggungjawabkan rencana penelitian mereka.

Dia menekankan pentingnya orisinalitas ide dan keseriusan dalam menyusun karya ilmiah agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

Kegiatan seminar di tutup dengan arahan dari Ketua STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi, Dr. Budi Setiawan, M.Pd. Dia menjelaskan bahwa pelaksanaan sidang di bulan suci Ramadhan ini diharapkan menjadi berkah tersendiri bagi para mahasiswa. Ia berpesan agar para peserta segera melakukan revisi sesuai masukan para penguji dan tetap konsisten menjaga ritme pengerjaan skripsi hingga lulus tepat waktu.

“Ujian ini bukan sekadar formalitas, melainkan ajang adu gagasan untuk melahirkan sarjana yang kritis dan solutif,” pungkas Dr. Budi Setiawan.