Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here

Peserta Didik SD Tahfizh Jabal Rahmah Menjadi Imam dalam Program Pendidikan Simulasi Manasik Haji di Masjid Agung At-Tin Jakarta

Tahfizh Jabal Rahmah
Peserta Didik SD Tahfizh Jabal Rahmah Menjadi Imam dalam Program Pendidikan Simulasi Manasik Haji di Masjid Agung At-Tin Jakarta

Cakrawalaindonesia.id – Teman-teman, mungkin sebagian dari kita sudah ada yang pernah mendengar tentang kegiatan Simulasi Manasik Haji, sebenarnya seperti apa dan apa saja sih tujuan dari kegiatan Simulasi Manasik Haji tersebut?

Yuk, kita cari lebih dalam apa saja di antara tujuannya, khususnya bagi anak-anak ya..!

Kegiatan simulasi manasik haji bagi anak-anak memiliki beberapa tujuan khusus yang disesuaikan dengan tingkat usia dan pemahaman mereka. Tujuan utama dari kegiatan simulasi manasik haji bagi anak-anak adalah:

  1. Pendidikan Agama: Memberikan pemahaman awal kepada anak-anak tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji dalam Islam. Ini adalah langkah awal dalam pendidikan agama dan membangun kesadaran mereka tentang ajaran Islam.
  2. Pemahaman Tentang Nilai-nilai Islam: Mengajarkan anak-anak tentang nilai-nilai, etika, dan moral yang terkandung dalam pelaksanaan ibadah haji, seperti kesederhanaan, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap sesama.
  3. Kesadaran Tentang Kebesaran Allah: Memperkenalkan konsep dan kebesaran Allah serta betapa pentingnya ibadah haji sebagai salah satu rukun Islam.
  4. Persiapan Mental: Membantu anak-anak mengenali dan memahami apa yang akan mereka alami jika kelak mereka menjalankan ibadah haji ketika dewasa. Ini dapat membantu mengurangi kecemasan dan ketidakpastian mereka terhadap ibadah ini.
  5. Pengembangan Rasa Cinta dan Kebanggaan terhadap Islam: Membantu anak-anak merasa dekat dengan agama Islam dan menjadi bangga dengan ajaran-ajaran Islam.
  6. Mendorong Partisipasi dalam Proses Belajar: Simulasi haji dapat memotivasi anak-anak untuk lebih aktif dalam memahami dan mempraktikkan agama mereka.
  7. Kesempatan Belajar dengan Cara yang Menyenangkan: Simulasi haji dapat diatur dalam format yang menyenangkan, seperti permainan, cerita, atau aktivitas kreatif. Hal ini membuat proses pembelajaran lebih menarik bagi anak-anak.
  8. Hubungan Keluarga: Kegiatan simulasi haji bisa menjadi momen berkualitas bagi anggota keluarga untuk bersama-sama belajar dan mempererat hubungan keluarga dalam konteks agama.
  9. Kemampuan Berempati: Memungkinkan anak-anak untuk berempati dengan jamaah haji yang sebenarnya dan memahami apa yang mereka alami selama perjalanan ke Tanah Suci.
  10. Inspirasi Masa Depan: Simulasi haji dapat memicu minat anak-anak untuk merencanakan dan bercita-cita untuk menjalankan ibadah haji ketika mereka dewasa.

Penting untuk menciptakan pengalaman simulasi yang sesuai dengan usia anak-anak, dengan bahasa dan metode yang mereka pahami. Simulasi haji bagi anak-anak dapat membantu mereka memahami makna dan tujuan ibadah haji serta membangun dasar pemahaman agama yang kuat sejak dini.

Dan pada hari Selasa 10 Oktober 2023 kemarin telah  dilaksanakan sebuah program pendidikan yakni Simulasi Manasik Haji di Masjid Agung At-Tin Jakarta.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, seluruh peserta merupakan dari Peserta Didik TK dan TPA Islam Se-JABODETABEK.

Merupakan sebuah kebahagiaan dan kebanggaan bahwa di antara salah satu peserta dalam kegiatan tersebut merupakan peserta didik kita yang ditugaskan menjadi Imam shalat, Irsyad Juman Muntashir peserta didik kelas 2 SD Tahfizh Al-Qur’an Jabal Rahmah.

Syukur Alhamdulillah tahun ini merupakan tahun kedua bagi Ananda Irsyad diberikan kepercayaan untuk mengimami peserta didik dari TK dan TPA Islam Se-JABODETABEK yang dihadiri tidak kurang dari 1.200 peserta.

Bagi Ananda ini merupakan kesempatan sekaligus sarana belajar untuk terus memperlancar bacaan-bacaan Qur’annya yang selama ini telah dipelajarinya di sekolah dan juga untuk meningkatkan rasa percaya dirinya.

Seyogyanya kesempatan-kesempatan yang baik seperti ini sangat penting diberikan kepada seluruh peserta didik kita, anak-anak kita, agar senantiasa terus bisa mendapatkan kesempatan belajar dari pengalaman-pengalaman barunya.

Barakallah.., semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan kemudahan dan kekuatan bagi anak-anak kita untuk terus meningkatkan hafalan-hafalan Qur’annya.

Abdullah Husen

Tangerang Selatan,

19 Oktober 2023