Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here

Menparekraf Sebut Festival Arakan Sahur Kuala Tungkal Jambi Sebagai Simbol Harmoni

Menparekraf
Menparekraf Sebut Festival Arakan Sahur Kuala Tungkal Jambi Sebagai Simbol Harmoni

KUALA TUNGKAL(Cakrawalaindonesia.id) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno membuka secara langsung Festival Arakan Sahur di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Minggu (17/3/2024).

“Festival ini adalah kolaborasi budaya dan tradisi arakan sahur sebagai simbol harmoni,” kata Menparekraf Sandiaga.

Festival Arakan Sahur adalah salah satu dari 110 event yang terpilih dari seluruh Indonesia dalam kalender event tahunan Kemenparekraf, yaitu Kharisma Event Nusantara (KEN). Festival Arakan Sahur adalah event tradisi dan budaya turun temurun warga Kuala Tungkal saat membangunkan warga sekitar untuk bersiap sahur di bulan Ramadan.

Kegiatan ini telah berlangsung bahkan sejak sebelum kemerdekaan Indonesia dan baru tercatat di tahun 1966 sebagai festival rakyat yang kemudian terus dilaksanakan turun temurun sampai sekarang. Sehingga, event ini sangat potensial menjadi daya tarik wisatawan di bulan Ramadan.

Selain itu, Menparekraf Sandiaga menilai event yang diikuti oleh 16 rombongan remaja masjid ini dan dilaksanakan setiap hari Minggu selama Ramadan ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyaknya kehadiran pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi acara, yaitu Alun-alun Kota Kuala Tungkal.

“Jadi saya harap Festival Arakan Sahur ini menjadi daya tarik wisata religi. Bukan hanya nasional, tapi kita juga berharap akan ada kunjungan wisatawan mancanegara untuk melihat keunikan dari Festival Arakan Sahur,” katanya.