Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
NEWS  

Lantik Dewan Hakim MTQ ke XL Riau 2022, Ini yang Disampaikan Gubri

ROKANHILIR(CIO) – Gubernur Riau H Syamsuar usai pelantikan dan pengambilan sumpah menyampaikan tentang kondisi dan prestasi kafilah Provinsi Riau di ajang Musabaqoh Tilawatil Al-Qur’an (MTQ) tingkat Nasional.

“Sebagaimana, kita maklumi bahwa selisih Musabaqah Tilawatil Al-Qur’an di Maluku Utara. Alhamdulillah, ranking Riau naik yakni ranking 5 (Lima),” ungkap Gubri usai melantik dan mengambil sumpah Dewan Hakim di MTQ ke XL tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada Sabtu (23/07/2022) malam, bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Rokan Hilir, Kecamatan Bagan Siapi-Api.

Ditegaskan Syamsuar, ini merupakan prestasi tertinggi yang di raih oleh provinsi Riau. Yang mana sebelumnya, ranking Riau tak pernah bergerak yang jauh tertinggal dari provinsi lain di Indonesia.

Disebutkan Syamsuar, jadi ini tak terlepas dari ketetapan dari Dewan Hakim Nasional agar standarnya sama, sehingga pemenang di tingkat provinsi dapat menyesuaikan dengan standar nasional.

“Alhamdulilah, sekarang sudah ada peningkatan dan terus ditingkatkan, dan ini adalah hasil dari pelaksanaan MTQ di Kabupaten Kampar dua tahun yang lalu,” ucap Gubri.

Menurut Syamsuar, bahwa dua tahun ini tidak bisa diselenggarakan MTQ akibat Covid-19. Akibatnya, kita tertatih-tatih mempersiapkan Qari-Qariah bersama dengan Kabupaten/Kota se Provinsi Riau.

“Alhamdulilah, kondisi Covid-19 kemarin kita juga dapat menunjukkan kebolehan kualitas Qari-Qariah kita. Qori-Qoriah kita sudah sejalan. Maka dengan harapan semoga semakin profesionalnya Dewan Hakim. Tidak bisa lagi meminta-minta agar Dewan Hakim berpihak kepada salah satu atau beberapa kafilah,” tegas Gubri.

Ditambahkan Syamsuar, bahwa pelaksanaan MTQ di Kampar merupakan tonggak awal kebangkitan MTQ Riau, tidak ada lagi pesanan ke Dewan hakim.

“Dengan lomba ayat suci Al-Quran jangan dinodai dengan perlakuan tidak terpuji dan akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” pesan Gubri.

Syamsuar menegaskan, bahwa para Dewan Hakim miliki kode etik perhakiman, yang harus ditaati oleh seluruh Dewan Hakim.

“Hal yang harus terus kita ikuti agar selama penyelenggaraan MTQ dapat menjaga profesionalisme sesuai dengan kompetensi kita masing-masing,” timpal Syamsuar.

Syamsuar juga berharap pelaksanaan MTQ ke XL tingkat Provinsi Riau ini, tidak hanya ajang meraih juara. Namun juga sebagai sarana da’wah penyebaran Ukhuwah Islamiyah.

“Karena itulah, kami menekankan agar kesucian dari ajang MTQ ini dapat kita jaga dengan tidak mengotori dengan cara-cara yang tidak baik untuk hanya meraih juara,” tegas Gubri.

Harapan kita, kata Gubri yang juara benar-benar juara karena kemampuan sendiri. Oleh sebab itu, kebanggaan akan MTQ terus bisa kita dengungkan dalam membawa nama baik Provinsi Riau pada MTQ Nasional yang akan di gelar pada bulan Oktober 2022 di Provinsi Kalimantan Selatan.

Akhirnya, kami mengucapkan kepada Dewan Hakim/Majelis Hakim dan seluruh anggota Dewan Hakim, semoga dapat bertugas dan amanah dalam melaksanakan tugas.

“Semoga dapat melahirkan Qari-Qariah Provinsi Riau yang dapat bersaing pada tingkat nasional,” tutup Syamsuar lagi.(***)