Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
Close Ads Here
NEWS  

KBRI Tokyo dan Tokyo Fuji Art Museum Gelar Pameran Karya Seni Indonesia “Harmoni dalam Keberagaman”

KBRI Tokyo
KBRI Tokyo dan Tokyo Fuji Art Museum Gelar Pameran Karya Seni Indonesia “Harmoni dalam Keberagaman”

JEPANG(Cakrawalaindonesia.id) – Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Maria Renata Hutagalung memastikan komitmen Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo dalam upaya promosi kekayaan seni dan budaya Indonesia di Jepang.

Hal itu disampaikan saat meninjau pameran seni KBRI Tokyo di Museum Seni Fuji Tokyo bertajuk “Indonesia: Harmoni dalam Keberagaman – Jalan Menuju Pertukaran Budaya dengan Dunia” pada 9 Juli 2024.

Pameran yang diselenggarakan 6 Juli  – 29 September 2024 ini merupakan kerja sama KBRI Tokyo dengan Tokyo Fuji Art Museum (TFAM) yang untuk pertama kalinya menghadirkan sejumlah karya seni Indonesia koleksi KBRI Tokyo kepada publik domestik di Jepang.

“KBRI Tokyo dan Tokyo Fuji Art Museum mengadakan kerja sama untuk pertama kalinya menghadirkan sejumlah karya seni Indonesia kepada publik Jepang. Melalui pameran ini, kami berharap warga Jepang dapat lebih melihat secara mendalam kekayaan seni Indonesia. KBRI Tokyo senantiasa berupaya terus mengenalkan seni dan budaya Indonesia di Jepang,” ujar Wakil Duta Besar Renata yang didampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan Amzul Rifin, Sekretaris Pertama Penerangan, Sosial, dan Budaya Lodya Habsanthiara Mone, Sekretaris Kedua Politik Budi Djafar, serta sejumlah pejabat KBRI Tokyo lainnya.

Terdapat tujuh lukisan dan dua patung Indonesia hasil karya di antaranya Affandi, Mahjuddin dan Maria Tjui yang dipamerkan di museum tersebut. Selain pameran juga akan digelar seminar dan pementasan kegiatan budaya termasuk tari tradisional, permainan angklung dan peragaan busana wastra Indonesia.

Managing Director Fuji Art Museum Shimizu Yoshiro menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan kesempatan yang diberikan KBRI Tokyo dengan memamerkan barang seni berupa lukisan dan patung di Tokyo Fuji Art Museum tepat pada peringatan 40 tahun berdirinya museum tersebut. Shimizu Yoshihiro didampingi oleh Kurator Museum Mikako Hiraya.