RIAU  

Gebrakan Seribu Suluk di Kota Jalur: Rokan Hulu “Jemput Marwah” Menuju Tuan Rumah MTQ Riau 2027

Rombongan Pawai Ta'aruf Kontingen Rohul
Gebrakan Seribu Suluk di Kota Jalur: Rokan Hulu "Jemput Marwah" Menuju Tuan Rumah 2027.

KUANTANSINGINGI(Cakrawalaindonesia.id) — Terik matahari di Tepian Sungai Narosa, Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (27/6/2026), tak sedikit pun menyurutkan semangat ribuan pasang kaki yang melangkah berirama. Hari itu, Kota Teluk Kuantan mendadak berubah menjadi lautan warna dan bunyi. Di tengah riuh rendah tabuhan musik tradisional dan gemuruh tepuk tangan warga, rombongan dari Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sukses mencuri perhatian publik pada Pawai Taaruf pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV tingkat Provinsi Riau.

Bukan sekadar ikut meramaikan, Negeri Seribu Suluk seolah-olah sedang “menjemput marwah”. Dengan kekuatan penuh, tak kurang dari 3.000 peserta barisan Rohul membentang panjang, menciptakan pemandangan spektakuler dari garis start di Simpang Tugu Pelajar hingga garis finish di Pusat Astaka MTQ.

Ada pemandangan menarik yang menjadi buah bibir di sepanjang rute pawai. Di saat para pejabat biasanya menunggu di panggung kehormatan, Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., bersama Ketua TP PKK dr. Yeni Dwi Putri, justru memilih turun ke jalan.

Tak sendirian, mereka didampingi Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., dan Ketua GOW Hj. Masni Taher. Dengan pakaian Melayu yang anggun dan bersahaja, jajaran nomor satu di Rohul ini memilih berjalan kaki di barisan paling belakang.

“Kami ingin memastikan seluruh rombongan, dari para pejabat, camat, kepala desa, kepala sekolah, hingga seluruh peserta pawai, sampai ke garis finish dengan selamat dan bahagia,” ujar Bupati Anton di sela-sela pawai.

Langkah kaki para pemimpin ini seolah menjadi bahan bakar semangat bagi rombongan Forkopimda dan aparatur daerah yang ikut berpeluh keringat di bawah langit Kuansing. Atraksi dari marching band Gita Karya Praja, rebana, hingga seni budaya khas Rokan Hulu ditampilkan sepanjang jalan, membius mata masyarakat Kuantan Singingi yang memadati trotoar.

Kehadiran massal dan totalitas Rokan Hulu dalam pawai yang dilepas oleh Asisten I Setdaprov Riau H. Zulkifli Syukur, M.A., M.Si., ini bukan tanpa alasan. Unjuk kekompakan ini adalah sebuah maklumat visual kepada seluruh kabupaten/kota se-Riau.

Rohul sedang mengirim pesan tegas: Tahun 2027, Rokan Hulu siap menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Riau ke-XLV. Kemeriahan yang disuguhkan di Kuansing hari ini barulah sebuah mukadimah dari apa yang akan disajikan tahun depan di tanah Seribu Suluk.

Bupati Anton tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas dedikasi warganya.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh rombongan. Kekompakan ini, atraksi budaya ini, adalah wajah asli Rokan Hulu. Kita tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa Rohul siap menyambut Riau di tahun 2027 nanti,” ungkapnya penuh optimisme.

Momen hangat terjadi saat rombongan Rokan Hulu melintasi panggung utama. Langkah kaki Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti sempat berhenti sejenak. Di atas panggung, Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., dan Wakil Bupati H. Muklisin telah menunggu dengan senyum lebar.

Sebuah cenderamata sebagai bentuk tali asih diserahkan langsung oleh pemimpin Rohul kepada pemimpin Kuansing. Sebuah simbol diplomasi budaya yang manis, tanda hormat dari sang tamu kepada sang tuan rumah, sekaligus doa agar perhelatan syiar Islam di Kuansing berjalan sukses.

Pawai mungkin telah usai begitu peserta menyentuh Tepian Sungai Narosa, namun getaran semangat dan kekompakan yang ditinggalkan kontingen Rokan Hulu hari itu akan terus membekas, setidaknya hingga mereka benar-benar membuktikan janji kemeriahan yang lebih besar di rumah sendiri tahun depan.

Source: MCKominfo