Guru Muda Jakarta Buktikan Kesibukan Mengajar Bukan Penghalang Raih Half Marathon Sub-2 Jam

Guru Muda Jakarta

Cakrawalaindonesia.id(Jakarta) – Di tengah rutinitas mengajar yang padat, Teuku Rizqy Ramadhan, seorang guru muda berusia 25 tahun di Jakarta, menunjukkan bahwa menjaga kesehatan dan mengejar target pribadi tetap bisa berjalan beriringan. Berawal dari keputusan sederhana untuk mulai berlari pada November 2025, kini ia berhasil mencatatkan pencapaian membanggakan dengan menuntaskan BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 kategori Half Marathon dalam waktu 1 jam 59 menit 13 detik, sekaligus menembus target sub-2 jam.

Bagi banyak orang, menjadi guru berarti menghabiskan sebagian besar waktu untuk mempersiapkan materi pembelajaran, mengajar di kelas, hingga mengevaluasi hasil belajar siswa. Di tengah kesibukan tersebut, menemukan waktu untuk berolahraga secara konsisten bukanlah perkara mudah.

Namun hal itu tidak menghentikan langkah Teuku Rizqy Ramadhan. Ia memilih menjadikan olahraga lari sebagai bagian dari gaya hidup, dimulai dari latihan-latihan sederhana setelah bekerja hingga akhirnya mengikuti berbagai sesi latihan bersama komunitas.

“Saya memulai lari pada November 2025. Awalnya hanya ingin hidup lebih sehat, tetapi lama-kelamaan saya memiliki target untuk menyelesaikan half marathon di bawah dua jam,” ungkapnya.

Perjalanan menuju target tersebut tidak berlangsung instan. Konsistensi menjadi tantangan terbesar. Di sela aktivitas mengajar, ia tetap menyusun jadwal latihan mingguan agar kebugaran terus meningkat tanpa mengganggu tanggung jawab sebagai pendidik.

Usaha tersebut membuahkan hasil ketika ia mengikuti BTN Jakarta International Marathon 2026. Pada ajang tersebut, Teuku berhasil menyelesaikan nomor Half Marathon dengan catatan waktu 1:59:13, sebuah pencapaian yang menjadi target pribadi sejak mulai menekuni olahraga lari.

Di luar aktivitas mengajar, Teuku juga aktif bergabung dengan Glacier Running Club yang berlokasi di Green Lake City. Melalui komunitas tersebut, ia terus meningkatkan kemampuan sekaligus membangun semangat berlatih bersama para pelari lainnya.

Guru Muda Jakarta

Menariknya, kebiasaan berlari yang ia jalani juga memberikan pengaruh positif di lingkungan sekolah. Banyak siswa mulai memperhatikan pentingnya menjaga kesehatan setelah melihat guru mereka rutin berlatih dan mengikuti berbagai ajang lari.

Sebagai guru, Teuku percaya bahwa pendidikan tidak hanya diberikan melalui materi di ruang kelas, tetapi juga melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, guru dapat menjadi contoh bahwa disiplin, konsistensi, dan gaya hidup sehat merupakan nilai yang sama pentingnya dengan prestasi akademik.

“Saya bukan guru olahraga, tetapi saya ingin menunjukkan kepada siswa bahwa siapa pun bisa mulai hidup sehat. Tidak harus menjadi atlet untuk berani mengambil langkah pertama,” ujarnya.

Ke depan, Teuku berharap dapat terus mengembangkan kemampuan di dunia lari sekaligus menginspirasi lebih banyak orang, khususnya generasi muda, untuk mulai berolahraga meskipun memiliki kesibukan pekerjaan maupun pendidikan.

Melalui perjalanan tersebut, ia ingin menyampaikan bahwa pencapaian besar tidak selalu lahir dari waktu luang yang banyak, melainkan dari komitmen untuk terus melangkah sedikit demi sedikit setiap harinya.

Follow Sekarang untuk mengenal lebih dekat Teuku Rizqy Ramadhan dan Follow Sekarang untuk berbagi pengalaman yang lainnya!