RIAU  

Dukung Pelestarian Budaya, Pemkab Rohul Hadiri Tradisi Mandai Ulu Taon

Tradisi Mandailing Rambah
Dukung Pelestarian Budaya, Pemkab Rohul Hadiri Tradisi Mandai Ulu Taon

RAMBAH(Cakrawalaindonesia.id) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) hadir dan ikut menyukseskan kegiatan Mandai Ulu Taon di Bagas Rarangan Boru Namora Suri Andung Jati Huta Haiti, Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (20/5/2026) kemarin.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Rohul yang diwakili Pj Sekda Drs. H. Yusmar, M.Si., didampingi Kadis Pariwisata H. Helfiskar, S.H., M.H., Kadis Kesbangpol Gorneng, S.Sos., M.Si., dan Wakil Ketua III DPRD Provinsi Riau Budiman Lubis. Turut hadir Raja 5 Luhak, unsur Forkopimda, para tokoh adat, serta ratusan warga yang memadati tempat acara.

Pj Sekda Yusmar menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga menjadi upaya pelestarian budaya, menumbuhkan kebersamaan, dan edukasi bagi generasi muda untuk penyelenggaraan ke depan.

“Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, dan gotong royong di tengah masyarakat. Semoga adat Mandailing tetap terjaga untuk generasi selanjutnya,” ujar Yusmar.

Pj Sekda juga berharap acara Mandai Ulu Taon mampu mempersatukan berbagai lapisan masyarakat Desa Rambah melalui khazanah budaya yang terpelihara sejak dahulu kala.

“Ini juga merupakan ajang silaturahmi antara tokoh-tokoh adat, raja-raja adat, serta masyarakat. Dengan adanya momentum seperti ini, kita bisa berdiskusi bagaimana memfungsikan dan memberdayakan nilai-nilai adat,” pungkasnya.

Ketua Pelaksana Kegiatan Tradisi Mandai Ulu Taon menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mengenang perjuangan Boru Namora Suri Andung Jati, raja wanita asal Tapanuli Selatan, dan masuknya Kerajaan Suri Andung Jati di Kecamatan Rambah, Rohul, ratusan tahun silam.

“Tradisi Mandai Ulu Taon ini telah turun-temurun dilaksanakan setiap tahun. Di dalamnya terkandung nilai adat dan budaya. Kita memang beragam suku, tetapi tetap menjunjung semangat persatuan dan kegotongroyongan,” terangnya.

Tradisi Mandai Ulu Taon merupakan kegiatan makan bersama masyarakat suku Mandailing di Rohul. Acara ini dilaksanakan setiap tahun dan merupakan warisan turun-temurun yang dilakukan pada hari Rabu. Hari ini merupakan penyelenggaraan yang ke-500 kalinya.

Mandai Ulu Taon digelar atas peran serta seluruh masyarakat Napitu Huta. Kegiatan ini juga sebagai bentuk syukur masyarakat kepada Sang Pencipta. Sejarah dan kegiatan makan bersama ini harus dilestarikan agar tidak hilang terkikis zaman.

Source: MCDiskominfo