RIAU  

Penutupan Suluk di Ulak Patian, Wabup Rohul: Jaga Tradisi Surau Suluk sebagai Identitas Daerah

Penutupan Surau Suluk
Penutupan Suluk di Ulak Patian, Wabup Rohul: Jaga Tradisi Surau Suluk sebagai Identitas Daerah.

KEPENUHAN(Cakrawalaindonesia.id) — Suasana penuh khidmat dan kekeluargaan menyelimuti Madrasah Suluk Desa Ulak Patian, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pada Senin (11/5/2026), dalam kegiatan penutupan suluk sekaligus silaturahmi bersama Tuan Guru Besilam Langkat, Syekh H. Ahmad Marzuki Rokan, Lc., M.M.

Kegiatan religius tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M, didampingi Staf Ahli Bupati Margono, S.Sos., M.Si, Kadis Kominfo Suharman, S.Pi., M.M, Kabag Kesra Saprizal AH, para khalifah, mursyid, mursyidin, serta ratusan jamaah suluk yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa kegiatan keagamaan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan merupakan bagian penting dari visi misi bersama Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M.

“Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu sangat berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan. Salah satu program nyata yang telah dilaksanakan adalah program 1 Desa 1 Masjid Paripurna yang sudah memiliki SK resmi dari Pemkab Rohul,” ujar Syafaruddin Poti di hadapan jamaah.

Wabup juga menekankan pentingnya menjaga serta mengembangkan budaya dan tradisi keislaman yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat Rokan Hulu, termasuk keberadaan surau suluk yang menjadi identitas daerah.

Menurutnya, budaya suluk bukan hanya menjadi warisan spiritual, tetapi juga simbol kekuatan moral masyarakat yang harus terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.

“Kita harus terus mengembangkan dan mempertahankan budaya kita, salah satunya surau suluk ini, yang sejalan dengan marwah Rokan Hulu sebagai Negeri Seribu Suluk,” tambahnya.

Sementara itu, silaturahmi bersama Syekh H. Ahmad Marzuki Rokan berlangsung hangat dan penuh nasihat keagamaan. Para jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai, sebagai bentuk kecintaan terhadap tradisi suluk yang telah mengakar kuat di tengah kehidupan masyarakat Rokan Hulu.

Source: MCDiskominfo