RIAU  

Rapat Teknis Persiapan Pemberangkatan Digelar, 377 JCH Rohul Tahun 2026 Dibagi 3 Kloter

Rapat Teknis
Rapat Teknis Persiapan Pemberangkatan Digelar, 377 JCH Rohul Tahun 2026 Dibagi 3 Kloter. (Dok: MC Rohul)

PASIRPENGARAIAN(Cakrawalaindonesia.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) menggelar Rapat Teknis Persiapan Pemberangkatan Jema’ah Calon Haji (JCH) tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Rapat yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Rokan Hulu ini dipimpin langsung oleh Pj Sekda Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, didampingi Asisten I Setda Rohul, H. Syofwan, S.Sos pada Jum’at (17/4/2026).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu, H. Marthalevi Saleh, Kabag Ops Polres Rokan Hulu, Kompol Ikhwan, serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.

Dalam rapat tersebut dipaparkan bahwa total JCH asal Kabupaten Rokan Hulu tahun ini berjumlah 377 jema’ah yang terbagi ke dalam tiga kelompok terbang (Kloter), yaitu: Kloter 8 sebanyak 191 Jema’ah, Kloter 12 sebanyak 182 Jema’ah dan Kloter 18 sebanyak 4 Jema’ah.

Pemerintah telah menyusun skema keberangkatan yang terintegrasi menggunakan transportasi darat dan udara. Untuk kelancaran arus udara, tersedia tiga jadwal penerbangan feeder dari Pasir Pengaraian ke Batam, yakni pukul 09:05 WIB, 13:15 WIB, dan 17:25 WIB.

Kloter 8 berangkat tanggal 28 April 2026 dan Kloter 12 berangkat tanggal 03 Mei 2026. Jema’ah akan diberangkatkan dari Islamic Centre Pasir Pengaraian menuju Bandara Tuanku Tambusai menggunakan bus, dilanjutkan dengan pesawat Wings Air (Charter Flight) menuju Bandara Hang Nadim, Batam. Sementara itu Kloter 18 berangkat tanggal 08 Mei 2026 via Pekanbaru sebelum menuju Batam.

Dalam rapat tersebut Pj Sekda Yusmar menekankan pada peningkatan kualitas pelayanan dan keamanan karena merupakan ibadah perjalanan suci yang wajib dijaga kualitasnya.

“Kami berharap seluruh sektor, mulai dari pengamanan, pelayanan medis, hingga pengaturan perjalanan, harus bekerja maksimal sesuai kemampuan masing-masing” jelasnya.

Selain itu untuk tahun ini Pj Sekda menyampaikan keinginan Bupati agar perwakilan keluarga di perbolehkan mengantarkan jema’ah haji di bandara.

“Perlu diatur secara teknis hingga titik mana keluarga jema’ah diperbolehkan mengantar atau “dada-dada” (melambaikan tangan_red), apakah diperbolehkan sampai ke area aspal bandara atau ada batas tertentu,” ungkapnya.

Source: MC Rohul