PAGARANTAPAH(Cakrawalaindonesia.id) — Ribuan Masyarakat Adat Desa Pagaran Tapah, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melakukan pernyataan sikap ke Manajemen PTPN IV Regional III. Terlihat masyarakat adat sudah berkumpul di Kantor Desa Pagaran Tapah pada Senin (16/2/2026), sejak pagi pukul 09.00 WIB.
Selanjutnya ribuan masyarakat adat ini berjalan kaki menuju titik pernyataan sikap di Parit Busuk yang berbatasan langsung dengan lokasi perkebunan Sei Rokan PTPN IV Regional III.
Adapun pernyataan sikap masyarakat adat yang dibacakan secara bersama-sama, yakni:
Kami Masyarakat Adat Desa Pagaran Tapah Menyatakan:
1. Menuntut PTPN IV Regional III Kebun Sei Rokan Agar Merealisasikan 20% dari Luas Lahan.
2. Bahwa Kami Belum Pernah Menerima 20% atau Plasma dari PTPN IV Regional III Kebun Sei Rokan Desa Pagaran Tapah.
3. Kembalikan Tanah Masyarakat Adat Desa Pagaran Tapah Demi Untuk Kesejahteraan Masyarakat Adat Itu Sendiri.
4. Pak Presiden Bantu dan Tolong Kami, Kembalikan Tanah Ulayat Kami, Kami Berhak Hidup Layak di Tanah Kami.
5. Ibu Ketua Komisi VI DPR RI Kasihanilah Kami, Berikan Tanah Ulayat Kami Kembali.
6. Untuk Pak Presiden dan Ibu Ketua Komisi VI Jangan Benturkan Kami Dengan Aturan, Tetapi Lihat Lah Kami Dari Sisi Keadilan dan Kemanusiaan.
7. Terimakasih Pak Presiden, Ibuk Ketua dan Anggota Komisi VI, Terkhusus Buat Wakil Kami Dari Dapil Riau Pak DR. H. Achmad, M.Si dan Ibu Hj. Dewi Juliani, S.H., M.H.
8. Kami Akan Terus Berjuang Untuk Hak Tanah Adat Kami Walaupun Sampai Ke Sidratul Muntaha.
Demikian Pernyataan Ini dan Kami Memohon Kepada Bapak Presiden dan Ibu Ketua Komisi VI DPR RI Untuk Merealisasikannya.
Selanjutnya setelah penyampaian sikap secara bersama-sama oleh Masyarakat Adat Desa Pagaran Tapah dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama Badan Perjuangan Tanah Ulayat Desa Pagaran Tapah bersama Masyarakat Adat.

Salah seorang Tokoh Masyarakat Adat Desa Pagaran Tapah Irmansyah kepada media Cakrawalaindonesia.id, menyampaikan, bahwa masyarakat adat Desa Pagaran Tapah akan terus berjuang sampai tuntutan mereka dikabulkan.
“Masyarakat Adat ada 800 KK dan diperkirakan ada antara 1.200 dan 1.500 orang yang ikut dalam pernyataan sikap hari ini. Kita akan berjuang, intinya kita akan sampaikan kepada semua pihak, termasuk Pak Prabowo, perjuangan ini akan terus dilakukan dan tidak akan terhenti,” jelasnya mengakhiri wawancara.

Masyarakat Adat Desa Pagaran Tapah setelah menyampaikan pernyataan sikap dan penandatanganan komitmen bersama, sekitar pukul 11.00 WIB langsung membubarkan diri secara tertib.
Terlihat, Babinsa Desa Pagaran Tapah Serka Dedi J, Kanit Reskrim Polsek Kunto Darussalam IPDA Jus Riko, Kanit Intel Polsek Kunto Darussalam IPDA Frengki, Bhabinkamtibmas Desa Pagaran Tapah Eka Raynol yang berada di lokasi guna menjaga pernyataan sikap masyarakat ini berlangsung dengan aman dan kondusif.(*)






