BANGKOK(Cakrawalaindonesia.id) – Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional. Sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Unwahas mengikuti Academic Knowledge Exchange Seminar Project on “Trade and Tax Policy in Thailand and Indonesia” yang diselenggarakan di AT BTU Hall, Bangkok Thonburi University (BTU), Thailand, Jum’at (23/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Kuliah Kerja Lapangan (KKL) internasional yang berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Januari 2026, yang diikuti oleh ratusan mahasiswa Fakultas Hukum serta mahasiswa pascasarjana Fakultas Hukum Unwahas.
Dalam forum akademik bergengsi tersebut, dua perwakilan mahasiswa Fakultas Hukum Unwahas, Nicholas Sugito dan Mario Zulfa Nasution, tampil mempresentasikan perspektif dan analisis kebijakan perdagangan serta perpajakan Indonesia dalam konteks regional ASEAN.
Seminar internasional ini secara resmi dibuka oleh President of Bangkok Thonburi University, Professor Dr. Bangorn Benjathikul, yang diwakili oleh Pol. Maj. Gen. Dr. Teep Ransanoi, bersama Thepprathanporn dan Mrs. Siripen. Kehadiran para pimpinan BTU menegaskan kuatnya komitmen institusi tersebut dalam mendorong kolaborasi akademik lintas negara.
Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK) Universitas Wahid Hasyim, Nanang Nur Kholis, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan langkah strategis dalam penguatan Tridarma Perguruan Tinggi berbasis internasional.
“Kegiatan ini tidak hanya memperluas jejaring global, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kualitas pendidikan dan riset melalui pertukaran pengetahuan antarnegara,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Hukum Unwahas, Shidqon Prabowo, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Bangkok Thonburi University diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif, khususnya di bidang hukum perdagangan dan perpajakan.
Seminar ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari kebijakan perdagangan internasional, sistem perpajakan nasional, dampak perjanjian perdagangan bebas, hingga tantangan digitalisasi ekonomi terhadap rezim pajak dan perdagangan di kawasan ASEAN. Forum ini juga menjadi ruang diskusi bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dari Indonesia dan Thailand untuk berbagi praktik terbaik (best practices).
Selain kegiatan seminar, rangkaian KKL internasional Fakultas Hukum Unwahas juga diisi dengan kunjungan akademik ke Bangkok Krirk University, guna memperluas wawasan serta membuka peluang kerja sama lanjutan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Unwahas dan Bangkok Thonburi University menegaskan komitmennya untuk terus membangun kerja sama internasional, termasuk peluang joint research, pertukaran dosen dan mahasiswa, publikasi ilmiah bersama, serta pengembangan program akademik kolaboratif demi mendukung pembangunan hukum dan ekonomi regional yang berkelanjutan.(M5FDr)






